4 Lembaga sertifikasi surveyor Di indonesia

Assalamualaikum,

 Sertifikasi surveyor adalah sesuatu yang sangat penting bagi surveyor di zaman modern ini,ditengah persaingan dengan negara asia lainya.Seperti yang sudah kita ketahui tahun 2017 ini,surveyor dari berbagai negara sudah banyak yang masuk di indonesia,dan sebaliknya juga banyak surveyor indonesia yang juga berkarya di negara lain.

surveyor

 Bagi rekan-rekan surveyor yang sudah berpengalaman di lapangan dan ingin mendapatkan sertifikasi atau lisensi surveyor,berikut ini ada 4 Lembaga sertifikasi surveyor Di indonesia yang bisa anda coba :

1.Masyarakat Ahli Penginderaan Jauh Indonesia (MAPIN)


website MAPIN

-Tentang mapin
Penginderaan jauh adalah suatu istilah yang dipadankan untuk Remote Sensing atau Teledetection, istilah ini pada intinya mengartikan suatu cara untuk memperoleh informasi dari suatu objek, tanpa berhubungan langsung dengan objek tersebut secara fisik.
Bersandar pada pengertian dasar ini, tercakup pengertian yang luas tentang jenis, objek, cara deteksi, pengolaan informasi citra, aplikasi, dan lain-lain, sehingga tersirat sifat multidisiplin sebagai ilmu. Dalam merangkai keterpaduan pengetahuan dan pemanfaatan bidang penginderaan jauh tersebut yang tidak hanya buat para pakar, tetapi untuk masyarakat umum serta menyadari bahwa perkembangan teknologi penginderaan jauh ini akan dapat membawa dampak yang positif, baik langsung ataupun tidak langsung dalam pembangunan dan kesejahteraan umum, maka dipandang perlu membentuk suatu wadah organisasi/himpunan yang bernama MASYARAKAT AHLI PENGINDERAAN JAUH INDONESIA, disingkat MAPIN, sebagai terobosan dan usaha menggalang operasional dibidang penginderaan jauh di Indonesia.
VISI DAN MISI KEPENGURUSAN MAPIN 2010 – 2013
VISI: “Mendukung terwujud insan profesional yang berintegritas tinggi di bidang penginderaan jauh”
MISI:
  1. Meningkatkan profesionalisme di bidang penginderaan jauh
  2. Meningkatkan pemahaman penginderaan jauh kepada masyarakat luas
  3. Menjembatani pemerintah, swasta dan akademisi dalam pemanfaatan teknologi penginderaan jauh
  4. Mendukung penggunaan Penginderaan jauh dalam pengambilan keputusan , pengelolaan SDA dan pembangunan yang berkesinambungan
PROGRAM KEPENGURUSAN MAPIN 2010 – 2013
  1. BIDANG ORGANISASI: PENINGKATAN PROFESIONALISME
    1. LEGALITAS MAPIN
    2. KEANGGOTAAN
    3. PENINGKATAN PERAN KOMWIL
  2. BIDANG IPTEK: PENINGKATAN KEMAMPUAN ANGGOTA DALAM PERKEMBANGAN IPTEK
  3. BIDANG PUBLIKASI DAN INFORMASI: MEWADAHI PENYEBAR LUASAN INFORMASI PENGINDERAAN JAUH
Alamat sekretariat:
Gedung S, BAKOSURTANAL
Jln. Raya Jakarta – Bogor Km 46 Cibinong, INDONESIA
Telp. 021-8759481, 021-8757636
Fax. 021-8759481
E-mail: sekretariat@mapin.or.id/sekretariatmapin@gmail .com
Mailing-list: mapin-net@googlegroups.com
Untuk lebih lengkap mengenai sertifikasi dan lainnya silahkan kunjungi website mapin di sini


2.Lembaga Sertifikasi Profesi Geomatika


website LSP geomatika 

Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) merupakan badan independen yang bertugas melaksanakan sertifikasi kompetensi kerja. BNSP bertanggung jawab langsung kepada Presiden.
LSP Geomatika berdiri pada 28 Mei 2004 dengan akte notaris No. 23. Mendapatkan lisensi BNSP pada tahun 2007 dengan nomor lisensi Kep. No. 15/BNSP/VI/2007; Merupakan LSP Pihak ke 3. Lisensi yang terbaru No.BNSP-LSP-017-ID pada tanggal 27 Januari 2012.
Referensi pelaksanaan sertifikasi oleh LSP Geomatika adalah SKKNI yang disahkan oleh Menteri Tenaga Kerja dan Panduan-panduan BNSP. SKKNI pertama yang diterbitkan Menaker adalah SKKNI Geomatika pada tahun 2007. Dengan diterbitkan UU IG(Informasi Geogpasial) pada tahun 2011, maka SKKNI Geomatika telah diperbaharui dengan SKKNI IG pada tahun 2013.
SKKNI IG ini merupakan okupasi dan berbasis KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia) sesuai Perpres No.8 th 2012
SKKNI ini proses melalui Konvensi yang dihadirkan semua pemangku kepentingan dan disahkan oleh Menteri Tenaga Kerja.
Untuk lebih lengkap mengenai sertifikasi dan lainnya silahkan kunjungi website LSP geomatika di sini

3.Ikatan Surveyor Indonesia (ISI)

website ISI
Ikatan Surveyor Indonesia disingkat ISI, didirikan pada tanggal 17 Juni 1972 di Bandung, merupakan Organisasi Kemasyarakatan yang bersifat profesi dan berasaskan Pancasila.
ISI dilahirkan oleh ahli-ahli bidang survey dan pemetaan yang sedang menghadiri seminar “Pendidikan Geodesi di Indonesia” di Bandung. Pada saat itu, menjelang berakhirnya Pelita I, dirasa perlunya menghimpun kawan-kawan seprofesi untuk bersama-sama menghadapi tantangan yang tampaknya sulit dibendung pada awal Pelita I.
Pembangunan fisik tanpa ditunjang oleh peta yang memadai, betul-betul merupakan pekerjaan yang penuh risiko kegagalan, dan ketidak tersedianya peta yang memadai ini kesalahannya dilemparkan kepada para surveyor.

VISI

ISI yang BARU, MANDIRI dan “real” PROFESIONAL

MISI

  • Mindset untuk kalangan user Pemetaan,  bahwa ISI adalah satu-satu wadah PROFESIONAL SURVEY & PEMETAAN
  • ISI sebagai organisasi yang MANDIRI
  • ISI menjadi organisasi PROFESIONAL SURVEY & PEMETAAN dalam arti yang sesungguhnya
  • Kepengurusan Organisasi ISI yang mampu menjalankan semua program kerja
  • Kantor ISI menjadi Pusat Training Center PROFESIONAL SURVEY & PEMETAAN
  • Sertifikasi ISI menjadi acuan kompetensi PROFESIONAL SURVEY & PEMETAAN
  • Mindset generasi muda pemetaan (fresh greduate), menjadi anggota ISI adalah salah satu tujuan
  • Aktif mengelola Tenaga Terampil yang menjadi perpanjangan tangan Tenaga Ahli SURVEY & PEMETAAN
  • Aktif pada forum pertemuan profesional pemetaan regional, internasional dan forum pertemuan user SURVEY & PEMETAAN
  • Majalah ISI menjadi sumber berita kemajuan PROFESIONAL SURVEY & PEMETAAN
  • Untuk lebih lengkap mengenai sertifikasi dan lainnya silahkan kunjungi website ISI disini

4.Ikatan GeografIndonesia (IGI)


Organisasi ini awalnya bernama Ikatan Geograf Indonesia yang kemudian sering singkat sebagai IGI. IGI merupakan organisasi profesi yanf terdiri dari para peminat dan penggiat bidang Ilmu Geografi dan bertaraf nasional di Indonesia. IGI dibentuk di Jakarta pada tahun 1967 dengan tujuan untuk memajukan dan mengembangkan ilmu serta profesi geografi yang berguna bagi pembangunan bangsa dan negara Indonesia. Organisasi ini muncul dikarenakan adanya pergolakan sejarah yang sangat kuat pada dekade 1960an. Pada saat itu, sempat beredar isu bahwa Ilmu Geografi akan dihapuskan dari ruang pendidikan di Indonesia. Menanggapi pergolakan tersebut, para tokoh Geograf di Indonesia berusaha mempertahankan dengan melakukan eksistensi diri dalam Pembangunan Indonesia. Usaha tersebut kemudian ditandai dengan berdirinya Fakultas Geografi di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta pada tanggal 1 September 1963, serta dengan mendirikan perkumpulan ini.
Proses pendirian organisasi ini dilakukan melalui Kongres I dengan terpilihnya kepengurusan periode tahun 1967 – 1981 yang dipimpin oleh Prof. Dr. Ida Bagus Mantra. Setelah itu kepemimpinan beliau dilanjutkan dengan terpilih kembalinya sebagai ketua umum pada periode tahun 1981 – 1985 melalui Kongres II. Pada Kongres III kepengurusan beliau dilanjutkan dengan terpilihnya Prof. Bintarto sebagai ketua umum pada periode tahun 1985 – 1989. Pada Kongres IV, terpilih kembali Prof. Bintarto untuk melanjutkan kepengurusan periode tahun 1989 – 1993. Paska kepemimpinan Prof. Bintarto, Kongres V dilaksanakan dan terpilih Prof. I Made Sandy untuk mempimpin organisasi ini pada masa periode tahun 1993 – 1997. Akan tetapi pada masa periode ini, sempat terjadi kevakuman kegiatan organisasi. Oleh sebab itu, kongres luar biasa dengan semangat untuk mengembalikan kembali eksistensi organisasi ini dilakukan pada tahun 1998, yang kemudian disebut sebagai Kongres VI. Hasil dari kongres tersebut yaitu terpilihnya Prof. Dr. Sutikno sebagai Ketua Umum IGI Periode 1998 – 2002 dan kemudian dilanjutkan pula masa kepengurusan pada periode tahun 2002 – 2006 melalui Kongres V di Bandung. Setelah dua periode kepengurusan Prof. Sutikno, pada tahun 2006 dilaksanakan Kongres VI IGI di UI, Jakarta, dan terpilih Ketua Umum yakni Prof. Dr. Suratman, M.Sc. Beliau memimpin organisasi ini mulai dari periode 2006 – 2010, yang dilanjutkan pada periode 2010 – 2014 melalui Kongres VII IGI di UNESA Surabaya.
Pada Kongres VIII yang dilakukan di UGM Yogyakarta pada tahun 2014, kemudian terpilih ketua umum baru yaitu Prof. Dr. Hartono, DEA, DESS. yang akan memimpin organisasi ini periode 2014 – 2018. Pada masa periode ini, perbaikan terus dilakukan, salah satunya adalah perbaikan dasar hukum kelembagaan sesuai dengan kebijakan pemerintah saat ini yaitu mendaftarkan organisasi IGI ke Kementerian Hukum dan HAM, serta pembuatan Akta Notaris. Pada masa periode awal organisasi ini terbentuk, IGI bergerak dibawah naungan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Akan tetapi semenjak adanya Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 6 Tahun 2014 (PerMen 6/2014) tentang Pengesahan Badan Hukum Perkumpulan serta adanya kebutuhan tentang dasar hukum untuk mengembangkan program sertifikasi, maka dirasa perlu untuk mendaftarkan organisasi IGI secara legal melalui notaris ke Kemenkumham. Permasalahannya adalah didalam peraturan menteri tersebut, tidak diperkenankan pemakaian nama Ikatan, Asosiasi, dan Perhimpunan, dikarenakan kejenuhan didalam database lembaga di Indonesia. Oleh karena itu, pada tahun 2015 nama Ikatan Geograf Indonesia yang disingkat dengan IGI diganti menjadi Masyarakat Geograf Indonesia yang kemudian disingkat dengan IGI. Keberadaan IGI ini telah diresmikan oleh pejabat notaris pada hari Kamis, tanggal 21 Mei 2015 di Sleman, D.I. Yogyakarta.
Untuk lebih lengkap mengenai sertifikasi dan lainnya silahkan kunjungi website IGI disini.
Itu tadi 4 Lembaga sertifikasi surveyor Di indonesia,silahkan anda menentukan pilihan di lembaga mana anda ingin mendaftar program sertifikasi surveyor,semoga dengan informasi ini surveyor indonesia kedepanya menjadi lebih banyak yang bersertifikat,sehingga bisa meningkatkan daya saing dan gaji tentunya,sehingga terwujud kesejahteraan surveyor di seluruh indonesia amin..
Sekian post kali ini,semoga bermanfaat..
wassalam




Subscribe to receive free email updates: