Cara membuat dan mengubah koordinat global ke lokal

assalamualaikum,
  Lama sudah tak update postingan karena kesibukan kerja ,Mumpung lagi libur saya sempatkan untuk update lagi,kali ini kita akan membahas cara membuat koordinat lokal.Kenapa cara membuat koordinat lokal?kenapa bukan cara mengubah koordinat global ke lokal?Jawabanya adalah jika saya tulis cara mengubah koordinat global ke lokal maka akan banyak yang gagal paham.
 Bagi sebagian surveyor istilah koordinat global lokal ini masih asing,khususnya yang belum pernah mengerjakan project gedung.Koordinat global biasa disebut juga koordinat cassini,sedangkan koordinat lokal biasa juga disebut koordinat projection.

Koordinat Global

Koordinat global yang saya maksudkan disini adalah koordinat UTM (universal transverse mercator)
Zona UTM indonesia adalah 46-54.koordinat UTM merupakan jenis sistem koordinat proyeksi yang mengacu pada bentuk bumi yang datar/planar melalui proyeksi tertentu.Contoh koordinat global atau UTM :  E:1099877.777   N:-325456677.987.

koordinat global sebelum di ubah ke lokal

Koordinat lokal

Koordinat lokal adalah koordinat yang azimuthnya bernilai 0,yang bertujuan untuk memudahkan pekerjaan stake out oleh surveyor.Untuk membuatnya caranya adalah:
 1.Buat point di autocad masukan nilai N (northing)=2000 dan nilai E easting=1000 atau bisa juga kelipatanya 2000 dan 3000 dan lain sebaginya.yang penting nilai northing dan easting di buat berbeda agar tidak terjadi kebingungan saat input koordinat kedalam total station untuk membedakan koordinat northing dan easting.
2.Rotate site plan (drawing yang berisi koordinat bangunan dan BM)arah utaranya menjadi 0,sehingga gambar site plan menjadi tegak lurus.
3.Pindahkan (move) semua gambar ke point yang sudah anda buat pada langkah no 1 .buat salah satu ujung drawing bernilai koordinat N 2000 dan E 1000.
4.Semua koordinat as bangunan dan Bm nilainya sudah berubah mengikuti koordinat lokal yang berawal dari koordinat N2000 dan E 1000.

Keuntungan menggunakan koordinat lokal pada saat stake out

 Kenapa harus ribet di ubah-ubah koordinatnya?entar kalau salah gimana?dulu juga saya berfikir begitu.waktu itu saya sedang mengerjakan proyek mall yang dikerjakan oleh 3 perusahaan berbeda.Salah satu surveyor perusahaan sebelah mengubah nilai koordinat as bangunan menjadi lebih sedikit nilai koordinatnya.Karena belum tahu saya menganggap tindakanya kurang kerjaan.Barulah setelah tau manfaat dan kegunaan merubah koordinat global ke lokal saya baru menyadari bahwa ternyata cara itu sangat membantu mempercepat kerja surveyor.Berikut adalah tujuan mengubah nilai koordinat global ke lokal:

1.Menyederhanakan nilai koordinat

Koordinat global pada umumnya sangat panjang dan kadang kala ada nilai koordinat minusnya.Dengan mengubah koordinat global ke lokal maka nilai koordinat yang kita input ke total station menjadi lebih sedikit,hal ini selain mempercepat proses input tentunya juga mengurangi kesalahan memasukan nilai koordinat.

2.Memudahkan Proses marking

Koordinat lokal azimutnya 0,sehingga memudahkan saat proses marking.Satu baris as bangunan timur ke barat cukup dibaca koordinat northingnya saja,dan arah utara selatan as bangunan cukup dibaca eastingnya saja.

3.Meminimalkan kesalahan pengukuran penentuan posisi (stake out)

Karena nominal koordinat yang hanya 7 angka saja membuat kontrol kita terhadap angka tidak terlalu sulit,kemungkinan salah memasukan nilai koordinat bisa di minialisir.Saya pernah mengalami sendiri perbedaan menggunakan global dan lokal.di perusahaan saya bekerja ada surveyor freelance yang tidak mau menggunakan koordinat lokal.suatu hari ada satu as bangunan yang lari 10 cm,ketahuan sewaktu saya diminta mengeceknya,setelah di selidiki ternyata salah memasukan angka koordinat global yang sangat panjang,sedangkan kondisi sedang banyak orderan marking.dalam kondisi kerja terburu-buru ditambah koordinat yang berderet akan semakin membuka peluang kesalahan dalam pengukuran.

Selain berbagai kelebihan diatas ada juga kekurangan menggunakan koordinat lokal yaitu jika posisi kita sebagai subcon,biasanya surveyor maincon selalu meminta koordinat global (UTM/cassini) pada saat joint survey dan juga pengambilan data asbuilt bangunan.akan tetapi itu bukan masalah besar, ada berbagai cara untuk mengubah koordinat dari lokal ke global,syaratnya kita mengetahui nilai dua tempat (point) koordinat globalnya berapa dan lokalnya berapa,maka koordinat yang lainya bisa kita convert dengan mudah..caranya bisa anda baca :cara convert koordinat global ke lokal dengan kalkulator atau form-tranformasi-koordinat-global-ke lokal.

Sekian dulu post kali ini mengenai Cara membuat koordinat lokal ,apabila anda menginginkan kalkulator yang bisa di isi program untuk mengubah koordinat global ke lokal bisa pesan ke sini

Semua bermanfaat 

wassalamualaikum


Subscribe to receive free email updates: